kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Nusa Raya siap investasi properti & infrastruktur


Rabu, 04 Oktober 2017 / 21:10 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) akan terus melakukan pengembangan bisnis tak hanya sebagai kontraktor. Sembari mengejar target kontrak baru, perusahaan ini juga akan melakukan investasi di sektor properti dan infrastruktur jalan tol.

Di sektor properti, NRCA sudah mulai mengembangkan proyek pertamanya yakni hotel berbintang tiga dengan kapasitas sekitar 130 kamar di Surabaya. "Investasinya belum selesai dihitung tapi ini pembangunannya sudah mulai," kata Direktur NRCA Firman Armensyah Lubis pada KONTAN, Rabu (4/10).

Nantinya, hotel tersebut akan dioperasikan oleh Batiqa Hotel yakni jaringan hotel yang dimiliki oleh induknya perusahaan yakni PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). Di samping hotel itu, NRCA juga masih terus mencari peluang untuk melakukan pengembangan bisnis properti lain.

Sementara di sektor infrastruktur, NRCA akan kembali melakukan investasi di jalan tol. Perusahaan ini sedang menginisia pembangunan jalan tol Subang-Patimban bersama dengan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Sebelumnya, perusahaan ini ikut mengembangkan tol Cikopo Palimanan (Cipali) dengan porsi minoritas. Namun setelah jalan tol itu, NRCA menjual kepemilikannya awal 2017 kepada Astratel senilai Rp 223 miliar.

Dengan segala proses yang harus dilengkapi dan harus dilalui, Firman mengatakan, proses tender belum bisa dilakukan tahun ini. Menurutnya, proses konstruksi fisik jalan tol itu baru akan dimulai tahun 2019.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×