kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

PLN perkirakan potensi kebutuhan listrik di industri smelter Sulawesi capai 4.440 MVA


Jumat, 20 Desember 2019 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. Smelter nikel PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Konawe, Sulawesi Tenggara,


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memperkirakan potensi pelanggan industri smelter di wilayah Sulawesi sekitar 4.440 Mega Volt Ampere (MVA). PLN perkirakan potensi pelanggan industri smelter Sulawesi capai 4.440 MVA

Direktur PLN Regional Sulawesi dan Kalimantan Syamsul Huda bilang total kebutuhan ini berasal dari 49 pelanggan smelter.

Baca Juga: Pemerintah siap turun tangan fasilitasi akses pendanaan untuk pembangunan smelter

"Tiga pelanggan sudah dialirkan dengan kebutuhan sebesar 72 MVA dan empat pelanggan lewat Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) sebesar 677 MVA," ungkap Syamsul ditemui di Jakarta, Jumat (20/12).

Syamsul menambahkan, sudah ada 20 pelanggan yang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PLN dengan total kebutuhan 2.329 MVA. Sementara itu, sisanya yakni sebesar 2.161 MVA dari 24 pelanggan potensial.

Masih menurut Syamsul, secara umum pasokan atau ketersediaan listrik di setiap daerah selama ini mengalami surplus. Kehadiran industri juga akan mendorong konsumsi listrik per kapita.

Baca Juga: PLN: 65% proyek 35.000 MW akan rampung di 2020-2021

Kendati telah surplus, Syamsul memastikan ketika ada kebutuhan untuk smelter maka PLN masih perlu membangun infrastruktur kelistrikan yang sesuai dengan kebutuhan yang ada.

Langkah jemput bola yang dilakukan oleh PLN, sebut Syamsul sebagai upaya untuk menunjukkan kesiapan PLN dalam menyediakan kebutuhan listrik khususnya bagi industri smelter.

"Selama ini banyak pihak smelter yang belum tahu (kesiapan PLN) untuk itu dalam forum ini kita sampaikan," kata Syamsul.

Baca Juga: Dukung infrastruktur listrik smelter, PLN siap kena penalti jika dinilai tidak siap

Masih menurut Syamsul, hingga 2028 mendatang, PLN memproyeksikan akan ada penambahan kapasitas pembangkit wilayah Sulawesi sebesar 16.244 MW.

"Juga akan perkuat koneksi antar wilayah, jaringan transmisi sepanjang 16.190 Kilo meter sirkuit (kms) dan Gardu Induk sebesar 29.020 MVA serta jaringan distribusi sepanjang 165.538 kms," tandas Syamsul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×