kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Produksi Mobil Naik 16%, Industri Komponen Otomotif Ikut Ketiban Berkah


Rabu, 04 November 2026 / 16:31 WIB
Produksi Mobil Naik 16%, Industri Komponen Otomotif Ikut Ketiban Berkah
ILUSTRASI. PRESIDEN MELEPAS EKSPOR PERDANA TOYOTA FORTUNER KE AUSTRALIA (SETNEG/BPMI Setpres)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penguatan aktivitas manufaktur Indonesia mulai memberikan dampak positif terhadap industri komponen otomotif nasional. Kenaikan produksi kendaraan roda empat turut mendorong permintaan komponen dari pemasok yang memasok kebutuhan pabrikan otomotif.

Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) Rachmat Basuki mengatakan, peningkatan tersebut terutama dirasakan oleh industri komponen yang memasok kebutuhan pabrikan otomotif atau original equipment manufacturer (OEM). Pasalnya, hampir 90% anggota GIAMM merupakan pemasok bagi industri otomotif.

"Untuk kendaraan roda empat (R4), secara tahunan sampai dengan September ada kenaikan 16%. Dikarenakan anggota GIAMM hampir 90% memasok ke pabrikan otomotif, pastinya juga ada kenaikan yang dirasakan oleh industri part dan komponen," ujar Rachmat kepada KONTAN, Rabu (4/11/2026).

Baca Juga: IHG Siapkan 13 Hotel Baru di Indonesia, Bidik Ekspansi ke Empat Destinasi

Penguatan aktivitas manufaktur tersebut sejalan dengan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia versi S&P Global yang meningkat menjadi 54,0 pada Oktober 2026, dari 52,4 pada September 2026. Capaian tersebut merupakan level tertinggi sejak Maret 2024.

Kenaikan PMI ditopang oleh pertumbuhan permintaan domestik dan ekspor. Pesanan baru manufaktur tumbuh dengan laju tercepat dalam lima tahun terakhir, sedangkan pesanan ekspor baru mencatatkan pertumbuhan tertinggi sejak survei PMI Indonesia dimulai pada April 2011.

Meski demikian, dampak peningkatan aktivitas manufaktur terhadap industri komponen tidak dirasakan secara merata. Rachmat menyebut, permintaan dari pasar suku cadang pengganti atau aftermarket belum tentu langsung meningkat karena masih bergantung pada daya beli masyarakat.

Dari sisi produk, kelompok fast moving parts menjadi salah satu komponen yang mengalami peningkatan permintaan. Komponen jenis ini tidak hanya dibutuhkan untuk mendukung produksi kendaraan baru, tetapi juga digunakan sebagai suku cadang pengganti.

Menurut Rachmat, permintaan komponen juga banyak ditopang oleh kendaraan komersial roda empat, terutama seiring kebutuhan pemerintah.

Sementara itu, permintaan komponen untuk kendaraan listrik mulai menunjukkan peningkatan dalam dua tahun terakhir. Namun, kontribusinya terhadap industri komponen nasional masih relatif terbatas karena tingkat lokalisasi komponen kendaraan listrik baru mulai berkembang.

"Dalam dua tahun terakhir ada kenaikan untuk kendaraan listrik, dikarenakan tingkat lokalisasinya baru mulai. Dampaknya ke industri part dan komponen hanya sedikit kenaikannya," jelasnya.

Baca Juga: Archipelago Jaga Okupansi di Tengah Perubahan Pola Perjalanan Wisatawan

Di tengah peningkatan permintaan, pelaku industri komponen masih belum berencana melakukan ekspansi kapasitas produksi. Rachmat menyebut, utilisasi kapasitas produksi anggota GIAMM rata-rata masih berada di kisaran 70% dari total kapasitas terpasang.

Meski utilisasi mulai mengalami perbaikan, tingkat pemanfaatan kapasitas tersebut dinilai masih memungkinkan pelaku industri untuk mengoptimalkan fasilitas produksi yang sudah tersedia sebelum menambah investasi baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×