kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.676   -60,00   -0,34%
  • IDX 6.319   -52,18   -0,82%
  • KOMPAS100 832   -10,94   -1,30%
  • LQ45 631   -4,14   -0,65%
  • ISSI 225   -2,77   -1,22%
  • IDX30 360   -1,39   -0,38%
  • IDXHIDIV20 449   1,48   0,33%
  • IDX80 96   -1,08   -1,12%
  • IDXV30 124   -0,84   -0,68%
  • IDXQ30 118   0,53   0,46%

Go-Jek mencari pendanaan US$ 1,5 miliar


Rabu, 27 Juni 2018 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi: Seragam Go-Jek bertema Ramadan


Reporter: Puspita Saraswati | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manuver dan aksi para pebisnis transportasi online tampak tidak pernah sepi, utamanya dalam perburuan dana. Ambil contoh perusahaan aplikasi transportasi Go-Jek. Setelah mendirikan Go-Viet di Vietnam dan Get di Thailand, Go-Jek kembali dikabarkan masih mencari pendanaan besar.  

Menurut salah satu sumber Bloomberg, perusahaan yang didirikan Nadiem Makarim itu tengah berupaya mencari dana segar bernilai jumbo. Nilai yang diincar Go-Jek mencapai US$ 1,5 miliar atau setara Rp 21 triliun (kurs US$ 1=Rp 14.000).

Adapun kalangan investor yang terlibat pembicaraan dengan manajemen Go-Jek Indonesia tersebut adalah Tencent, Google, JD.com dan investor lainnya. Sampai berita ini naik cetak, manajemen Go-Jek tidak merespon permintaan klarifikasi dan konfirmasi dari KONTAN.

Belum jelas untuk apa Go-Jek mengincar pendanaan tersebut. Namun, mitra investor yang dibidik memang sudah tidak asing lagi bagi Go-Jek. Tencent, misalnya, sebelumnya menyuntikkan US$ 1,2 miliar ke Go-Jek, Begitu pula dengan Google yang awal tahun ini bersama dengan sejumlah investor mengucurkan dana serupa ke Go-Jek.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×