kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.821   -7,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Askindo memperkirakan produksi kakao turun tahun ini


Kamis, 19 Juli 2018 / 19:07 WIB
Askindo memperkirakan produksi kakao turun tahun ini
ILUSTRASI. Sentra Perkebunan Kakao di Sulawesi


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo) memperkirakan produksi kakao akan kembali menurun tahun ini. Produksi tahun ini diperkirakan hanya sekitar 260.000 ton turun dari tahun lalu yang sebanyak 270.000 ton.

Sekretaris Jenderal Askindo Yusa R Ali mengatakan, penurunan produksi ini lebih disebabkan oleh tanaman yang sudah tua, gangguan hama dan penyakit, sementara kemampuan petani sangat terbatas. “Kalau cuaca memang ada pengaruhnya, tetapi tidak terlalu besar,” ujar Yusa kepada Kontan.co.id, Kamis (19/7).

Untuk meningkatkan produksi ini, Yusa mengatakan, diperlukan berbagai upaya dari pemerintah dan pelaku usaha. Mulai dari pembinaan dan pendampingan kepada petani juga bantuan benih untuk peremajaan dan ketersediaan pupuk.

Menurutnya, pemerintah sudah berupaya meningkatkan produksi kakao. Namun, implementasinya harus diperbaiki. Artinya, untuk bantuan benih dan pupuk harus dalam komposisi, volume dan spesifikasi yang tepat.

“Kami harapkan pemerintah terus peduli. Dengan catatan, apa program yang sudah baik sekarang tapi hasilnya tidak tampak ya diperbaiki. Paling tidak, produksi tidak turun,” kata Yusa.

Yusa pun menambahkan, pelaku usaha tidak tinggal diam membantu petani meningkatkan produksi kakao dalam negeri. Namun, perusahaan-perusahaan swasta pun masih terkendala dana. Menurut Yusa, dengan meningkatnya produksi kakao untuk negeri, maka keberlangsungan bahan baku untuk industri pengolahan kakao akan lebih terjamin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×