kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.624.000   -40.000   -1,50%
  • USD/IDR 17.783   18,00   0,10%
  • IDX 6.596   -4,17   -0,06%
  • KOMPAS100 859   -4,53   -0,52%
  • LQ45 652   -2,54   -0,39%
  • ISSI 229   -0,27   -0,12%
  • IDX30 365   -1,19   -0,33%
  • IDXHIDIV20 451   -1,09   -0,24%
  • IDX80 98   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -1,26   -1,01%
  • IDXQ30 117   -0,24   -0,20%

Belanja Digital Dorong Optimisme Pertumbuhan E-Commerce pada Semester II-2026


Rabu, 02 September 2026 / 14:57 WIB
Belanja Digital Dorong Optimisme Pertumbuhan E-Commerce pada Semester II-2026
ILUSTRASI. Industri e-commerce masih memiliki prospek pertumbuhan pada paruh kedua tahun 2026 dengan melihat perubahan perilaku konsumen (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri e-commerce masih memiliki prospek pertumbuhan pada paruh kedua tahun 2026. Perubahan perilaku konsumen yang semakin terbiasa berbelanja dan melakukan pembayaran secara digital menjadi salah satu pendorongnya.

Kemudahan sistem pembayaran dan logistik, pilihan produk yang semakin beragam, serta inovasi platform turut membuat aktivitas belanja digital semakin berkembang.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Budi Primawan mengatakan, layanan digital kini telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat dan pelaku usaha.

“Jadi sekarang digital bukan lagi sekadar alternatif. Buat banyak konsumen dan pelaku usaha, sudah menjadi bagian dari keseharian,” ujar Budi kepada KONTAN, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga: Beiersdorf Perbesar Kapasitas Pabrik Malang, Pasok 90% Pasar RI

Sejumlah kategori masih menjadi penopang transaksi e-commerce. Kategori tersebut meliputi kebutuhan sehari-hari, fashion, beauty dan personal care, elektronik, serta makanan dan minuman.

Selain jenis produk, pola konsumen dalam menemukan dan membeli barang juga berubah. Live dan video commerce kini menggabungkan konten, interaksi, hingga transaksi dalam satu perjalanan belanja.

Memasuki paruh kedua 2026, idEA masih optimistis pertumbuhan e-commerce akan berlanjut. Sejumlah momentum belanja akan berlangsung pada semester kedua, mulai dari kampanye tanggal kembar, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), hingga periode akhir tahun.

Namun, pertumbuhan tersebut perlu tetap dijaga agar berlangsung sehat dan berkelanjutan. Pengelola platform masih membutuhkan investasi besar untuk pengembangan teknologi, keamanan, pembayaran, logistik, pemasaran, serta berbagai layanan lainnya.

“Jadi bukan hanya mengejar transaksi, tetapi juga bagaimana platform bisa terus berkembang, memiliki model bisnis yang sehat, dan terus berinvestasi untuk ekosistemnya,” kata Budi.

Baca Juga: Target Lifting Migas 2027 Dinilai Optimistis, DEN Ingatkan Tantangan Lapangan Tua

Pertumbuhan marketplace juga memberikan dampak kepada berbagai pihak dalam ekosistem e-commerce. Usaha mikro dan kecil dapat memperluas akses pasar melalui kanal digital, sementara konsumen memperoleh lebih banyak pilihan dan kemudahan berbelanja.

Di sisi lain, platform juga tumbuh seiring meningkatnya aktivitas transaksi antara penjual dan konsumen. Budi menilai perkembangan marketplace tidak tepat jika hanya dilihat dari pihak yang paling mendapat keuntungan.

Dari sisi ekonomi, e-commerce telah menjadi salah satu kontributor utama ekonomi digital Indonesia. Laporan e-Conomy SEA 2025 memperkirakan nilai transaksi bruto atau gross merchandise value (GMV) e-commerce Indonesia mencapai sekitar US$ 71 miliar.

Meski demikian, nilai GMV tersebut tidak dapat disamakan dengan kontribusi langsung industri e-commerce terhadap produk domestik bruto (PDB).

Ke depan, pasar Indonesia yang besar, peningkatan adopsi digital, serta masih luasnya peluang digitalisasi usaha mikro dan kecil menjadi faktor yang mendukung pertumbuhan industri e-commerce.

Baca Juga: Salah Kaprah Bansos dan PIP, Pengamat Jelaskan Fungsi DTSEN BPS

Dengan pertumbuhan ekosistem yang melibatkan penjual, konsumen, dan platform, kontribusi e-commerce terhadap perekonomian Indonesia juga berpeluang terus meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×