kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

OKAS menimbang peluang bisnis tambang emas


Kamis, 31 Agustus 2017 / 10:36 WIB
OKAS menimbang peluang bisnis tambang emas


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Hingga lewat pertengahan tahun ini, bisnis jasa pertambangan dan peledakan masih terasa suram bagi PT Ancora Indonesia Resources Tbk. Karena tak ada kepastian dari kondisi tersebut, mereka berencana mengulik peluang bisnis anyar.

Pilihan Ancora Indonesia adalah masuk bisnis pertambangan emas dan mineral lain. Perusahaan yang tercatat dengan kode saham OKAS di Bursa Efek Indonesia tersebut tak keberatan kalau harus merealisasikan rencananya lewat jalur akuisisi maupun merger.

Namun, tentu saja Ancora Indonesia harus memperhitungkan potensi objek pertambangan yang diincar. "Kami harus lihat prospek tambang emas dan mineral lain, status perizinan dalam kegiatan pertambangan dan juga cadangannya melalui lembaga sertifikasi independen," ujar Teddy Kusumah Somantri, Direktur Utama PT Ancora Indonesia Resources Tbk di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (30/8).

Hanya saja, Ancora Indonesia belum bersedia mengungkapkan banyak informasi mengenai rencana mereka ke bisnis pertambangan ini. Alasannya, masih dalam tahap penjajakan. Dus, tak ketahuan proyeksi anggaran yang disiapkan dan target waktu realisasinya.

Yang terang, kalau aksi korporasi itu terealisasi, portofolio bisnis Ancora Indonesia bertambah. Hingga 30 Juni 2017, mereka punya empat anak perusahaan yang menggeluti usaha berbeda.

PT Multi Nitrotama Kimia adalah anak perusahaan Ancora Indonesia yang menjalankan bisnis peledak. Cakupannya mulai dari produksi, jasa peledakan dan perdagangan. Sementara PT Bormindo Nusantara adalah anak perusahaan yang menggeluti bisnis jasa pengeboran dan perawatan sumur minyak. 

Ada pula PT Ancora Shipping yang melakoni bisnis pelayaran dalam negeri. Selain itu mereka punya PT Ancora Indonesia Mining yang bergerak pada bisnis perdagangan dan jasa pertambangan.

Selain merambah bisnis baru, Ancora Indonesia berencana merilis surat utang dan menerbitkan saham baru. Tujuannya, "Untuk memperbaiki struktur permodalan dan kondisi keuangan perusahaan," kata Teddy.

Sebelumnya, Ancora Indonesia menyebutkan target pendapatan tahun ini US$ 100 juta–US$ 120 juta. Sementara target laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) sebesar US$ 8 juta–US$ 12 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×