kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Penjualan Mandom Indonesia (TCID) Naik 15,68% Jadi Rp 2,14 Triliun pada 2025


Kamis, 26 Maret 2026 / 14:02 WIB
Penjualan Mandom Indonesia (TCID) Naik 15,68% Jadi Rp 2,14 Triliun pada 2025
ILUSTRASI. PT Mandom Indonesia Tbk Mandom Indonesia, TCID, Gatsby (KONTAN/Panji Indra)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) berhasil membukukan pemulihan kinerja keuangan pada tahun buku 2025. 

Mengutip laporan keuangan pada Kamis (26/3), TCID membukukan penjualan bersih sebesar Rp 2,14 triliun pada 2025, naik 15,68% dibandingkan Rp 1,85 triliun pada 2024.

Penjualan tersebut didorong oleh pasar domestik yang mencapai Rp 1,43 triliun, disusul penjualan ekspor sebesar Rp 711,28 miliar.

Baca Juga: Sanksi Dicabut, Anak Usaha United Tractors (UNTR) Kembali Garap Tambang Emas Martabe

Berdasarkan kategori produk, segmen pria mendominasi dengan kontribusi Rp 1,16 triliun, diikuti produk wanita Rp 970,63 miliar, serta lainnya Rp 14,83 miliar.

Dari sisi biaya, beban pokok penjualan turun tipis 1,24% menjadi Rp 1,59 triliun dari Rp 1,61 triliun pada tahun sebelumnya.

Penurunan beban pokok tersebut mendorong lonjakan laba bruto sebesar 128,20% menjadi Rp 551,80 miliar pada 2025, dibandingkan Rp 241,79 miliar pada 2024.

Namun, dari sisi operasional, beban usaha meningkat 27,38% menjadi Rp 560,72 miliar dari Rp 440,19 miliar, yang terdiri dari beban penjualan Rp 282,90 miliar dan beban umum dan administrasi Rp 277,82 miliar.

Pada akhirnya, TCID berhasil mencatatkan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 15,29 miliar pada 2025. Padahal pada 2024, perseroan masih membukukan rugi sebesar Rp 124,74 miliar.

Baca Juga: Perprindo Optimistis Penjualan Elektronik & Alat Listrik Naik pada Kuartal II 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×