kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

PTPN Genjot Hilirisasi Sawit Berbasis Teknologi


Selasa, 27 Oktober 2026 / 16:57 WIB
PTPN Genjot Hilirisasi Sawit Berbasis Teknologi
ILUSTRASI. Danantara Buka Peluang Investasi Global di Enam Sektor Strategis (KONTAN/Hervin Jumar)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PTPN Group terus memperkuat inovasi, pengembangan teknologi, dan kolaborasi strategis sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi industri perkebunan nasional. Langkah ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, serta daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.

Penguatan inovasi dan teknologi diarahkan untuk mendukung pengelolaan perkebunan yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mengoptimalkan proses bisnis, meningkatkan kualitas hasil produksi, serta memperkuat pengambilan keputusan berbasis data.

Selain itu, PTPN Group mendorong kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk mitra industri, lembaga riset, dan institusi pendidikan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan solusi inovatif sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan sektor perkebunan.

Terbaru, PTPN III berpartisipasi dalam Danantara Technology Innovation & Investment Forum (DTIIF) yang digelar pada 26–28 Oktober 2026 lalu. Di ajang itu, PTPN Group menampilkan hasil pengolahan produk oleo kelapa sawit sebagai salah satu potensi pengembangan hilirisasi produk perkebunan.

Baca Juga: PTPN III Menata Ulang Mesin Pertumbuhan

Direktur Bisnis PTPN III, Ryanto Wisnuardhy, yang juga hadir sebagai Distinguished Speaker mengatakan bahwa  partisipasi PTPN Group dalam forum tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan melalui pengembangan industri hilir yang didukung inovasi dan teknologi. 

“Melalui forum ini, kami ingin memperluas peluang kolaborasi dalam pengembangan teknologi, inovasi, dan investasi,” ujar Ryanto dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Melalui DTIIF 2026, PTPN Group juga memiliki kesempatan untuk memperluas jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku industri dan penyedia teknologi, dalam mendukung pengembangan model bisnis yang lebih inovatif dan kompetitif.

Selain hilirisasi, inovasi teknologi juga menjadi aspek penting dalam transformasi PTPN Group. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, kualitas produk, serta penguatan daya saing perusahaan di tengah perkembangan industri global.

Baca Juga: Upaya PTPN III Perkuat Kepastian Hukum dalam Menjalankan Mandat Pemerintah

Menurut Ryanto, partisipasi PTPN Group dalam DTIIF 2026 menjadi bagian dari upaya beradaptasi dengan perkembangan industri, menjajaki peluang bisnis baru, serta memperluas investasi dan kolaborasi untuk mendukung perekonomian nasional.

DTIIF 2026 yang digelar Danantara Indonesia mengusung tema Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth. Forum ini mempertemukan pemimpin industri, investor global, perusahaan teknologi, lembaga riset, akademisi, pemerintah, dan BUMN melalui diskusi strategis, pameran teknologi, presentasi investasi, serta business matching untuk menjajaki peluang kemitraan berbasis teknologi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×