kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Wilmar Chemical klaim pupuk mahkota dapat tingkatkan produksi hingga 33%


Kamis, 23 Juli 2020 / 17:51 WIB
Wilmar Chemical klaim pupuk mahkota dapat tingkatkan produksi hingga 33%
ILUSTRASI. Wilmar Chemical sebut pupuk mahkota dapat tingkatkan produksi hingga 33%


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Demplot itu tersebar di 12 desa di Ngawi, yaitu Watualang, Jambangan, Banjarsari, Jenggrik, Jururejo, Kedunggalar, Kasreman, Sidomakmur, Dempel, Guyung, Kresikan, dan Tempuran. Kedepan, tidak menutup kemungkinan Wilmar Group juga akan menambah demplot sehingga lebih banyak daerah dapat merasakan manfaatnya.

Saronto menjelaskan, sebagai perusahaan yang bergerak di agribisnis, pihaknya memiliki visi berperan aktif ikut membangun dan memajukan pertanian di Indonesia, dengan  fokus pada sinergi dan integrasi dalam memberdayakan petani secara berkelanjutan.

Baca Juga: Sering promo, pengelola jaringan Alfamart untung trilyunan rupiah tahun 2019

“Hal itu dilakukan melalui peningkatkan produktivitas hasil panen padi dengan pendekatan teknologi pemupukan yang berimbang, dan menyerap hasil panen petani secara langsung dengan harga yang bersaing,” ujar dia.

Saronto menambahkan, Pupuk Mahkota menggunakan pendekatan berbasis pemupukan lengkap dan berimbang, dengan menambahkan nutrisi makro kalium klorida (KCL) atau muriate of potash (MOP) sebagai sumber kalium.

Selain itu juga ditambahkan nutrisi mikro  borat dan zinc untuk melengkapi dan mendukung perkembangan tanaman secara vegetatif dan generatif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×