kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

WSBP tambah batching plant menjadi 80 unit


Minggu, 20 Agustus 2017 / 22:23 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Kebutuhan readymix yang meningkat turut mendorong perusahaan beton menambah kapasitas. Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), Jarod Subana menyebut bahwa pihaknya telah memiliki batching plant (mesin pengaduk) readymix sejumlah sekitar 70 unit saat ini.

“Sampai akhir tahun akan menjadi sekitar 80 unit,” ujar Jarod kepada KONTAN, Minggu (20/8).

Sekadar gambaran, untuk satu lokasi batching plant flat dengan alat pendukungnya memakan biaya Rp 15 miliar. Adapun saat ini kapasitas produksi batching plant per jam adalah 90 meter kubik. “Seluruh proyek tol kami menggunakan beton readymix maupun beton precast,” sebut Jarod.

Sebagai contoh, proyek Waskita melingkupi Pantura Pejagan Pemalang-Pemalang Batang, Batang-Semarang, Tol Legundi Bunder, dan Tol Jakarta Cikampek Elevated. “Dari kontrak dikelola tahun ini yang mencapai Rp 16 triliun, 40% adalah dari beton readymix,” kata Jarod. Adapun jumlah volume beton siap pakai yang dipasok sekitar 6 juta meter persegi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×