kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

WSBP tambah batching plant menjadi 80 unit


Minggu, 20 Agustus 2017 / 22:23 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Kebutuhan readymix yang meningkat turut mendorong perusahaan beton menambah kapasitas. Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), Jarod Subana menyebut bahwa pihaknya telah memiliki batching plant (mesin pengaduk) readymix sejumlah sekitar 70 unit saat ini.

“Sampai akhir tahun akan menjadi sekitar 80 unit,” ujar Jarod kepada KONTAN, Minggu (20/8).

Sekadar gambaran, untuk satu lokasi batching plant flat dengan alat pendukungnya memakan biaya Rp 15 miliar. Adapun saat ini kapasitas produksi batching plant per jam adalah 90 meter kubik. “Seluruh proyek tol kami menggunakan beton readymix maupun beton precast,” sebut Jarod.

Sebagai contoh, proyek Waskita melingkupi Pantura Pejagan Pemalang-Pemalang Batang, Batang-Semarang, Tol Legundi Bunder, dan Tol Jakarta Cikampek Elevated. “Dari kontrak dikelola tahun ini yang mencapai Rp 16 triliun, 40% adalah dari beton readymix,” kata Jarod. Adapun jumlah volume beton siap pakai yang dipasok sekitar 6 juta meter persegi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×