kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

WSBP tambah batching plant menjadi 80 unit


Minggu, 20 Agustus 2017 / 22:23 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Kebutuhan readymix yang meningkat turut mendorong perusahaan beton menambah kapasitas. Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), Jarod Subana menyebut bahwa pihaknya telah memiliki batching plant (mesin pengaduk) readymix sejumlah sekitar 70 unit saat ini.

“Sampai akhir tahun akan menjadi sekitar 80 unit,” ujar Jarod kepada KONTAN, Minggu (20/8).

Sekadar gambaran, untuk satu lokasi batching plant flat dengan alat pendukungnya memakan biaya Rp 15 miliar. Adapun saat ini kapasitas produksi batching plant per jam adalah 90 meter kubik. “Seluruh proyek tol kami menggunakan beton readymix maupun beton precast,” sebut Jarod.

Sebagai contoh, proyek Waskita melingkupi Pantura Pejagan Pemalang-Pemalang Batang, Batang-Semarang, Tol Legundi Bunder, dan Tol Jakarta Cikampek Elevated. “Dari kontrak dikelola tahun ini yang mencapai Rp 16 triliun, 40% adalah dari beton readymix,” kata Jarod. Adapun jumlah volume beton siap pakai yang dipasok sekitar 6 juta meter persegi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×